Aksi Kolaborasi dan Pemberdayaan Pijar Foundation: Wujudkan Visi Indonesia Maju 2045
Lestari, melalui program-program di bawahnya yaitu program inkubasi bisnis PLN Elevation yang mengembangkan 10 startup di bidang sustainability; Venture Factory for Scholars yang kini sedang berlangsung dan berhasil menggaet ratusan startup berbasis inovasi dan riset; serta kompetisi LPDP Business Competition dimana terdapat 3.500 partisipan yang membuat business plan.
Baca juga: Tak Sanggup Berantas Mafia, Kakanwil BPN Sumut Diminta Mundur
Baca juga: Industri Perparkiran Indonesia akan Diwarnai Implementasi Teknologi Perparkiran 4.0
Baca juga: KNPI Harap Anggota Polri Teladani Hoegeng: Jujur dan Profesional
Sebagai tambahan Wishnutama Kusubandio, memandang bahwa setiap generasi memiliki talentnya tersendiri.
“Berbicara mengenai talent, kita melihat bahwa setiap lintas generasi dari muda hingga tua itu berbeda, yang sama adalah proses dalam menyerap pengetahuannya. Saat ini digital platform berdampak besar di berbagai hal, termasuk dalam cara kita berkomunikasi dan menyerap informasi," tuturnya.
Semakin banyak pengetahuan yang dimiliki seseorang, sebut Wishnutama, semakin besar potensinya sehingga probabilitas kesuksesan akan semakin meningkat.
"Salah satu cara terpenting untuk menyiapkan talent untuk masa depan, yaitu dengan pendidikan," pungkasnya.
Baca juga:
UMSU Bersama UIR Komit Kolaborasi Pengembangan Pendidikan
Baca juga: Penyandang Disabilitas Taput Ikuti Perhelatan Pekan Paralimpic Provinsi 2023
Mengenai kolaborasi, Executive Director Pijar Foundation, Ferro Ferizk pun menambahkan pemahamannya.
“Banyak yang mengerti tentang kolaborasi, namun jarang yang paham apa arti kolaborasi itu sendiri. Mewakili teman millennial kolaborasi adalah ketika kita bisa saling mengisi satu sama lain, memiliki tujuan yang sama, membentuk pola, dan menemukan niche-nya," ujarnya.
Membuat sebuah roadmap merupakan hal yang baik, lanjut Ferro, tapi jangan berhenti disitu saja, jangan sampai eksekusinya tersendat karena masih bermain aman di area masing-masing.
"Harus tau titik pentingnya dan tahu apa yang dibutuhkan, memetakan dan membangun sebuah komunikasi yang baik agar bisa menjalankan kolaborasi yang baik," tandasnya.
Baca juga: Pintor Nasution: Berdasarkan Survei, Generasi Milenial Boros Belanja








Komentar