Sekilas Info

Aksi Kolaborasi dan Pemberdayaan Pijar Foundation: Wujudkan Visi Indonesia Maju 2045

Aksi Kolaborasi dan Pemberdayaan Pijar Foundation: Wujudkan Visi Indonesia Maju 2045

Di saat yang bersamaan, Arfan Arlanda, CEO Jejak.in sebuah startup yang berfokus pada platform untuk menghitung jejak karbon juga menyampaikan pengalamannya.

“Berdasarkan pengalaman membangun Jejak.in pada akhir tahun 2018, saya menyadari bahwa saat itu tidak ada perusahaan Indonesia bahkan global yang membicarakan tentang karbon. Melalui diskusi dan realita di lapangan, terlalu banyak perusahaan yang fokus pada CSR namun tidak mencakup ruang lingkup ESG. Seperti halnya hanya sebatas seremonial menanam pohon, mencangkul, foto kemudian pulang namun tidak memikirkan dampak nyata kedepannya," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa di Jejak.in, pihaknya melakukan riset dan menggunakan teknologi untuk memudahkan proses di lapangan.

Baca juga: Hanya 36,1% Anak Kelas 3 SD di Papua Memiliki Keterampilan Literasi

Baca juga: Agama, Kasih dan Peradaban

"Sehingga kami dapat memastikan usaha yang kami lakukan betul-betul memberikan dampak positif bagi masyarakat. Untuk mencapai Indonesia maju 2045, kita tidak boleh hanya mengikuti trend, namun harus fokus untuk menyelesaikan masalah yang benar-benar ada dan krusial serta berkolaborasi dengan pihak yang tepat, sehingga masalah bisa diselesaikan secara tepat juga," ujarnya.

Langkah nyata Pijar Foundation untuk mewujudkan cita-cita Indonesia 2045

Sebagai langkah untuk mewujudkan cita-cita Indonesia 2045, Pijar Foundation telah meluncurkan tiga program tetap pada bidang edukasi, inovasi, dan kebijakan, yakni: Future Skills, Global Future X (GFX) dan Lestari.

Baca juga: Mengatasi Stigma Negatif terhadap Pendidikan Kesetaraan

Baca juga: Tiga Kemampuan Ini Harus Dimiliki Gen Milenial dan Gen Z

Selanjutnya 1 2 3 4 5
Penulis: Devis Karmoy
Editor: Redaksi

Baca Juga