Sekilas Info

Opini WTP 10 Kali, Temuan BPK di Pemkab Aceh Besar Capai Belasan Item

Pengamat Sosial dan Politik Universitas Abulyatama (Unaya), Usman Lamreng.

Menurut Usman, Dua tahun terakhir, Pemkab Aceh Besar banyak temuan hasil audit BPK patut di duga ada indikasi korupsi sejumlah proyek fisik, dan ini perlu dilakukan penelusuran lebih dalam oleh APH.

Sebab selama ini, tutur Usman, masih banyak sorotan masyarakat terkait pelaksanaan realisasi program dan alokasi anggaran. Masih banyaknya temuan hasil audit BPK ini menandakan lemahnya peran pengawasan oleh DPRK.

Baca juga: Penyandang Disabilitas Taput Ikuti Perhelatan Pekan Paralimpic Provinsi 2023

"DPRK selama ini tidak sepenuhnya mengunakan fungsinya, salah satu fungsinya adalah pengawasan. Maka sudah sepatutnya temuan audit BPK bisa juga menjadi salah satu alasan untuk memanggil eksekutif, untuk menelusuri ketimpangan temuan BPK, tegasnya.

"DPRK sudah saatnya pro aktif. Bila perlu, agendakan sidang khusus untuk membahas temuan BPK," harap Usman.

Lanjut Usman, sudah saatnya DPRK gunakan sepenuhnya fungsi sebagai pengawasan. Citra DPRK sebagai representasi masyarakat Kabupaten Aceh Besar harus tetap dijaga.

Baca juga: Berkas Perkara Waket DPRD Alor Sulaiman Singh Dilimpahkan ke Penuntut Umum

Tidak lagi melihat semangat kepartaian tetapi lebih pada tugas lembaga yang dijalankan. Jika ini yang dipegang wakil rakyat di gedung DPRK Aceh Besar, maka tidak ada lagi alasan untuk menunda lagi desakan proses hukum terhadap temuan BPK RI Perwakilan Aceh.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Devis Karmoy
Editor: Devis Karmoy
Photographer: Istimewa

Baca Juga