Soal Keramaian dan Penari Waria, Wali Kota Binjai Amir Hamzah Mengaku Geram
Irwansyah beralasan belum dibuka untuk umum karena status Kota Binjai kala itu berada pada PPKM level tiga COVID-19, namun untuk hal itu, kini pihaknya tengah membahas untuk dibuka kembali atau tertutup untuk keramaian.
"Memang kemarin itu kenapa Lapangan Merdeka kita tutup. Karena kita kan masih berada di level 3 PPKM. Tapi sekarang inikan sudah level satu, makanya ini kita mau rapat. Bagaimana ini dengan tanah lapang sebagai ruang terbuka publik, apakah sudah bisa dibuka kembali atau belum," ujarnya.
Walau pun sebenarnya, kata Irwansyah, fungsi lapangan Merdeka Binjai sebagai Ruang Terbuka Publik (RTP) untuk berolahraga. Bukan tempat untuk pedagang berjualan atau pun destinasi wahana permainan.
"Selama ini kan Lapangan Merdeka memang fungsinya bukan sebagai tempat orang berjualan. Jadi beda dengan yang BMM itu. Disana kan memang khusus dibuka untuk tempat pedagang berjualan, sama seperti Pujasera. Jadi tidak bisa disamakan," jelasnya.
Sebelumnya diketahui bahwa pada grand opening Binjai Millenial Market pada Sabtu (13/11/2021) di Kebun Lada mendadak viral di media sosial. Namun, viral lantaran adanya penari waria berbusana terbuka hingga menimbulkan keramaian.
Sesuai pandangan mata jurnalis, ribuan orang termasuk anak-anak tampak memadati acara tersebut. Alhasil, banyak pihak yang kuatir karena dapat memunculkan klaster baru COVID-19, pada hal Kota Binjai sendiri saat ink sudah berstatus PPKM level satu.








Komentar