Gelar Dialog Publik BEM Nusantara Hadirkan Walikota Medan dan Ketua KNPI Sumut
"Untuk itu, kami mengajak kawan-kawan mahasiswa untuk membantu Pemko Medan sebagai pembuat kebijakan untuk sama-sama berbuat bagi masyarakat sehingga stabilitas dan kondusifitas tetap terjaga," kata Bobby Nasution.
Sebagai contoh, lanjut Bobby Nasution, Pemko Medan membuat kebijakan isolasi lingkungan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. Meski demikian, pemerintah tetap menstimulus kebutuhan masyarakat selama diisolasi.
"Ini adalah salah satu langkah kita untuk memutus penyebaran COVID-19. Tapi, secara sosial masyarakat merasa tidak nyaman. Karena apa? Karena aktivitas ekonominya dibatasi. Maka, hal mendasar seperti ini lah yang kami minta kepada pelaku usaha, agar dalam menjalankan usahanya tetap patuh dan taat pada prokes. Jika kesinambungan ini terjaga dengan baik, kita yakin, kesehatan dan pemulihan ekonomi berjalan seimbang," ungkapnya.
Selain itu, untuk menggairahkan kembali perekonomian di Kota Medan, jelas Bobby Nasution, Pemko Medan fokus melakukan pembinaan, pendampingan dan mewadahi pelaku UMKM. Bahkan, Pemko Medan harus menjadi pasar bagi UMKM tersebut.
"Saya sudah minta kepada seluruh jajaran hingga di tingkat kelurahan, jika ada kegiatan di wilayah masing-masing, maka belanja makan minumnya diambil dari UMKM yang ada wilayah tersebut. Ini salah satu cara kita, agar UMKM bisa naik kelas," terangnya.
Sementara itu, Ketua KNPI Sumut, Samsir Pohan mengingatkan mahasiswa tidak sekadar "mengangkat toa" di jalanan menyuarakan perubahan. Lebih dari itu, mahasiswa mestilah menjadi pelaku perubahan.
"Mahasiawa mesti menginspirasi, menjadi pionir dan terjun langsung mengambil peran konkret," kata Mantan Ketum Badko HMI Sumut.








Komentar