Busyro Kalem Disebut Ngabalin Berotak Sunsang: Biarlah Dia Nikmati Posisi di Istana
Busyro menegaskab bahwa ia akan terus berjuang membela 75 pegawai KPK yang dinonaktifkan bersama para pegiat anti-korupsi lain.
“Saya akan tetap berkhidmat membersamai 75 pegawai KPK yang didzalimi itu bersama tokoh, aktivis, dan penggiat masyarakat sipil lainnya,” ujar mantan pimpinan KPK tersebut.
Busyro menilai bahwa para pegawai KPK yang tak lolos TWK itu adalah korban kezaliman struktural yang ingin melemahkan pemberantasan korupsi.
“Bermakna luhur mulia untuk menolong rakyat korban kezaliman struktural yang semakin tandus dari kejujuran dan terus dalam kubangan limbah politik tuna adab dan tata krama,” kata Busyro.
Seperti diketahui, TWK ini sejak awal telah mengundang kontroversi. Beberapa pihak mengkritik materi soal yang dianggap tak ada kaitannya dengan wawasan kebangsaan.








Komentar