Sekilas Info

Wapres Berharap Santri Diizinkan Mudik, Menteri Agama Melarang

Menag Yaqut Cholil Qoumas (Foto: dok. Kemenag)
Menag Yaqut Cholil Qoumas (Foto: dok. Kemenag)

Menurut Menag, mudik bagi santri bukanlah persoalan ringan. Dia menuturkan pergerakan santri bisa memunculkan klaster Corona baru.

"Pergerakan jutaan santri ke berbagai daerah dalam waktu hampir bersamaan sangat rawan memunculkan klaster-klaster baru penularan virus. Bahaya lebih besar pun mengancam jika sampai rumah, virus itu turut memapar para anggota keluarganya. Bahaya yang sama juga bakal terjadi pada arus balik, potensi penularan virus pada kiai dan ibu nyai," jelas Yaqut.

Selain itu, upaya mengontrol santri saat di rumah juga bukan hal yang mudah karena jumlah mereka juga tak sebanding dengan petugas yang ada. Di sisi lain, upaya pemulangan santri ke ponpes setelah Lebaran juga memunculkan persoalan baru.

"Ini tentu membutuhkan banyak hal yang tidak mudah diselesaikan dalam tempo yang mepet," kata Yaqut.

"Hukum mudik adalah sunah, sementara menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan adalah wajib. Untuk itu, peniadaan mudik ini adalah upaya pemerintah dalam melindungi warga dari COVID-19," sambungnya.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Bejo
Editor: Redaksi DailyKlik
Photographer: Kemenag

Baca Juga