Al-Qur’an di Desa Batu Berusia Lebih Seratus Tahun
"Sekitar 200 tahun yang lalu, moyang saya mendapat Al-Qur'an. Al-Qur'an bukan dari kertas, tapi pake kulit kayu. Al-Qur'an itu masih ada di Tuabang," ungkap Soleman.
Sebelum tahun 1933, Dekopira belum memiliki agama, baik Islam maupun Kristen. Namun penyebaran syair (Islam) Al-Qur'an Tua terbuat dari kulit kayu (Dekopira) sudah diajarkan di Tuabang dan Bakalang.
"Waktu itu, Dekopira belum ada kepastian agama. Belum Islam, belum Kristen, tapi saya punya moyang sudah kasih mengaji orang di pantai (Tuabang dan Bakalang) dengan bawa Al-Qur'an itu," tandasnya.








Komentar