Agus Travel Dituding Melakukan Praktik Pungli Dalam Penjualan Tiket Pelni
Selain itu, ia mengatakan bahwa bukti fisik tiket Pelni baru ia peroleh pada Senin (31/08/2020), bersamaan dengan calon penumpang lain tiket di pintu masuk pelabuhan Makassar.
Warga Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur ini menduga Agus Travel telah melakukan pungli atau melakukan penjualan tiket dengan sistem calo.
Nonton juga: Jalinan Kasih, GM Silahisabungan Kunjungi Penderita Kanker
Dia menambahkan, angka harga tiket sebesar Rp254.000 itu diduga juga bukan harga asli yang telah ditetapkan. Jika benar adanya, maka agen PT Pelni itu memiliki rekening gednut yang diduga dari hasil pungli.
Penumpang PT Pelni ini meminta pihak terkait untuk memberantas praktik pungli itu agar tidak memakan banyak korban lain di kemudian hari.
"Kepala cabang PT Pelni Makassar, saya minta untuk segera membersihkan kotoran pungli pada tubuh Pelni. Jika tidak, maka Kepala cabang PT Pelni Makassar patut diduga ikut mendukung prilaku tersebut. Dan selayaknya Kacab (Kepala Cabang) PT Pelni Makassar segera angkat kaki dari Makassar," tutupnya.








Komentar