Sekilas Info

Mahasiswa Tuntut Pemulihan Citra Universitas Nias, Desak Rektor Klarifikasi Kasus Video Tak Senonoh dan Penahanan Ijazah

DAILYKLIK.ID, Gunungsitoli – Mahasiswa Universitas Nias (Unias) menggelar aksi damai di depan kantor rektorat pada Kamis (22/8), menuntut pemulihan citra kampus yang tercoreng akibat beredarnya video call tak senonoh dan kasus penahanan ijazah seorang mahasiswa bernama Sadari Zega. Aksi ini dinisiasi oleh kelompok Mahasiswa Peduli Kampus yang prihatin dengan reputasi universitas yang terancam akibat dua insiden tersebut.

Rinche Zebua, pimpinan aksi, menjelaskan bahwa tujuan utama demonstrasi adalah meminta Rektor Universitas Nias untuk memberikan klarifikasi dan langkah nyata terkait permasalahan ini. "Kami menuntut rektor untuk segera memberikan penjelasan dan solusi atas insiden yang mencoreng nama baik universitas, sayangnya, hingga saat ini, ia belum memberikan respons yang memadai," tegas Rinche.

Para mahasiswa menyoroti dua isu utama dalam aksi mereka. Pertama, beredarnya video call tak senonoh yang melibatkan seorang mahasiswa yang diduga menjadi korban hipnotis, yang kemudian viral di media sosial. Kedua, kasus penahanan ijazah Sadari Zega, yang dianggap sebagai tindakan yang tidak adil dan merugikan mahasiswa.

Wakil Rektor III, Sukaaro Waruwu, yang mewakili pihak rektorat, menyampaikan, rektor sedang berada di luar daerah untuk tugas dinas, sehingga tidak dapat menghadiri aksi tersebut. "Rektor tidak berada di kampus saat ini karena tugas luar daerah. Namun, kami akan menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada beliau secepatnya," ujar Waruwu.

Meskipun aksi berlangsung damai, para mahasiswa berharap agar rektor segera memberikan klarifikasi dan menyelesaikan masalah yang telah mencoreng citra universitas. "Kami tidak akan berhenti sampai rektor memberikan penjelasan yang memadai dan tindakan konkret untuk memulihkan nama baik universitas," pungkas Rinche Zebua.

Baca Juga