Sekilas Info

Shopee dan Kemenekraf Latih 200 Santri di Solo Raya, Dorong Kemandirian Ekonomi Digital

(kiri-kanan): Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang; Direktur Jenderal Pesantren, Kementerian Agama RI, H. Basnang Said; Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya; Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muayyad, Surakarta, Abdul Rozaq Shofawi; Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto; Direktur Konten Digital Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Yuana Rochma Astuti.

Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto juga mendorong santri agar tidak hanya menjadi reseller produk, tetapi mampu menciptakan produk dan membangun model bisnis sendiri.

Menurut Respati, penguasaan dasar ekonomi kreatif dan model bisnis penting agar santri dapat meningkatkan nilai tambah dari usaha yang dikembangkan. Pemerintah Kota Surakarta, kata dia, juga memiliki program Santri Next Level untuk mendorong peningkatan kapasitas santri.

Pelatihan Santri Matic difasilitasi trainer Kampus UMKM Shopee Kelas Online yang bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Materinya dirancang untuk memberikan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis dalam memulai usaha di ekosistem digital.

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Shopee dan Kemenekraf yang telah berjalan sejak 2025 melalui pelatihan GenMatic dan Emak-Emak Matic.

“Sejalan dengan tema Hari Santri Nasional 2026, ‘Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas’, kami ingin membekali para santri dengan pengetahuan dan keterampilan digital yang relevan,” kata Balques.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Dedy Hutajulu
Editor: Redaksi DailyKlik
Photographer: Dokumen Dailyklik

Baca Juga