Sekilas Info

Tim Konservasi Tempuh Medan Terjal untuk Lepasliarkan Sembilan Orangutan Korban Karhutla

Ilustrasi: orangutan

Masa karantina berlangsung selama empat hingga delapan minggu. Dalam periode tersebut, beberapa orangutan memperlihatkan perilaku abnormal sehingga pemulihan dan pengembalian ke habitat menjadi perhatian tim konservasi.

Salah satu momen yang mengharukan terjadi ketika kandang induk orangutan bernama Mama Angelo dibuka. Bersama anaknya, satwa tersebut langsung memanjat pohon tinggi dan bergerak menuju rimbunnya pepohonan.

Pemandangan itu menjadi penanda kembalinya induk dan anak orangutan tersebut ke habitat alaminya setelah melewati proses penyelamatan dan rehabilitasi.

Sembilan orangutan yang dilepasliarkan merupakan satwa yang terdampak kebakaran hutan di Ketapang. Proses pengembalian dilakukan secara bertahap setelah kondisi mereka dinilai siap untuk kembali ke alam.

Pelepasliaran ini sekaligus memperlihatkan bahwa penanganan kebakaran hutan tidak berhenti setelah api padam. Satwa yang kehilangan atau terganggu habitatnya juga membutuhkan penyelamatan, perawatan, dan proses pemulihan sebelum dapat kembali hidup di alam liar.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Dedy Hutajulu
Editor: Redaksi DailyKlik
Photographer: Dokumen Dailyklik

Baca Juga