Polda Sumut Bongkar Siaran Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Diduga Raup Rp80 Juta dalam Tiga Bulan
Penyelidikan kini tidak hanya berfokus pada pria yang diduga menjadi host. Polisi juga menelusuri identitas dan peran perempuan yang disebut terlibat sebagai talent dalam siaran tersebut.
Bayu menyampaikan bahwa keterlibatan para talent masih dalam penyelidikan. Penyidik juga mendalami apakah mereka memperoleh keuntungan dari aktivitas tersebut dan bagaimana pembagian pendapatan dilakukan.
Pengembangan perkara ini diperlukan untuk mengetahui peran setiap pihak secara utuh, termasuk pihak yang diduga mengatur jalannya siaran, pihak yang tampil dalam konten, serta mekanisme yang digunakan untuk memperoleh keuntungan.
Kasus tersebut kembali menyoroti tantangan pengawasan konten di ruang digital, terutama ketika fitur siaran langsung dan hadiah virtual diduga dimanfaatkan untuk aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.
Polda Sumut menegaskan bahwa penggunaan media sosial harus tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku. Penelusuran terhadap akun, perangkat elektronik, dan transaksi digital menjadi bagian penting dalam mengungkap dugaan tindak pidana tersebut.
Hingga kini, penyidik masih mengembangkan kasus untuk memastikan rangkaian peristiwa, menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain, serta mengungkap besaran keuntungan yang diperoleh dari aktivitas siaran langsung itu.








Komentar