Kabut Asap Selimuti Sumut, Sutarto Desak Pemerintah Serius Tangani Karhutla
Asap Diduga Berasal dari Luar Sumut
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan tidak menemukan titik panas di wilayahnya berdasarkan data BMKG pada hari pengumuman tersebut. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sumut, Heri Wahyudi Marpaung, mengatakan kabut asap diduga terbawa angin dari wilayah lain. “Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini tidak ada lagi titik api di Sumut. Wilayah kita relatif aman bersama Aceh,” kata Heri.
Ia menyebut kebakaran di tingkat nasional masih terkonsentrasi di sejumlah kawasan, termasuk lahan gambut di Kalimantan, Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau.
Meski pemerintah provinsi menyatakan tidak ada titik panas di Sumut, dampak asap tetap dirasakan masyarakat. Karena itu, pemantauan kualitas udara dan penyampaian informasi kepada publik menjadi penting untuk menentukan langkah perlindungan kesehatan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga menerapkan pembelajaran jarak jauh bagi siswa mulai jenjang pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas atau sederajat pada 16–21 Oktober 2026.
Gangguan turut terjadi di sektor penerbangan. Bandara Kualanamu melaporkan tiga penerbangan domestik dibatalkan dan 11 penerbangan domestik maupun internasional mengalami keterlambatan dalam dua hari terakhir.








Komentar