Sekilas Info

Festival Pemuda Internasional 2026 di Rusia Pertemukan 10 Ribu Anak Muda dari 191 Negara

Festival Pemuda Internasional 2026 di Rusia, selama sepekan, 11-17 September, sukses mempertemukan 10 ribu anak muda dari 191 negara.

Peserta Indonesia juga mengikuti program budaya. Mereka, antara lain, menyanyikan lagu Rusia "Katyusha" setelah mempelajari lirik berbahasa Rusia. Selain kegiatan budaya, delegasi Indonesia mengikuti pembahasan mengenai perubahan iklim, pembangunan berkelanjutan, transisi energi, dan proyek sosial. Festival tersebut menjadi ruang bagi mereka untuk membangun komunikasi profesional sekaligus mengenal Rusia.

Dari Asia Tengah, peserta asal Kazakhstan, Uzbekistan, Kirgistan, dan negara lain mengikuti rangkaian kegiatan pendidikan, profesional, dan budaya. Salah satu peserta Uzbekistan, Fotima Bogshohi, mengembangkan asisten berbasis kecerdasan buatan untuk dokter di daerah pedesaan. Ia berharap teknologi tersebut dapat membantu memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil.

"Di MFM-2026 saya berharap bisa bertemu orang-orang dari berbagai negara yang memiliki minat yang sama pada kesehatan digital untuk berdiskusi, mendapatkan pengalaman baru, dan mencari cara mengembangkan proyek saya," kata Fotima.

Peserta dari Asia Tengah juga memanfaatkan festival untuk bertemu sesama warga negara. Seorang mahasiswi asal Kirgistan menyoroti jumlah delegasi negaranya yang mencapai 203 orang. Menurut dia, pertemuan dengan sesama warga Kirgistan menjadi momen emosional yang mengingatkannya pada kampung halaman.

Sementara itu, seniman muda Uzbekistan memamerkan karya mereka dalam pameran internasional yang digelar di Yekaterinburg. Delegasi dari Amerika Latin juga ambil bagian dalam festival. Peserta berasal dari Brasil, Argentina, Kuba, Venezuela, dan sejumlah negara lain di kawasan tersebut.

Selanjutnya 1 2 3 4 5
Penulis: Devis
Editor: Dedy Hu
Photographer: Dokumen Dailyklik

Baca Juga