Belum Selesai Kasus Sebelumnya, 35 Siswa SMK di Karo Sakit Seusai Santap MBG
Menurut Iriani, evaluasi tidak boleh hanya dilakukan setelah kejadian. Pemeriksaan perlu mencakup seluruh rantai pelaksanaan MBG, mulai dari penyediaan bahan makanan, pengolahan, distribusi hingga pengawasan di sekolah. “Yang paling penting sekarang anak-anak ini harus ditangani dengan baik dan dipastikan kondisinya. Setelah itu harus dicari tahu apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.
Iriani mengatakan DPRD Karo akan terus memantau kondisi siswa dan meminta pemerintah serta BGN tidak melihat kejadian tersebut sebagai persoalan yang berdiri sendiri.
Anggota Komisi XIII DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon juga meminta pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap kejadian tersebut.
Rapidin mengatakan program MBG memiliki tujuan baik untuk meningkatkan pemenuhan gizi anak. Namun, tujuan tersebut harus disertai jaminan keamanan pangan dan pengawasan yang ketat. “Pemerintah pusat harus melihat persoalan ini secara menyeluruh, bukan hanya menangani korban setelah kejadian, tetapi memastikan sistem pencegahannya benar-benar berjalan,” kata Rapidin.








Komentar