Keluarga Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di Karo Minta Hasil Pemeriksaan Dibuka
Pebriandi meminta masyarakat ikut mengawasi proses penyelidikan agar berjalan objektif dan transparan. "Terima kasih atas dukungan. Yang pasti, tolong bantu kami, awasi kami dalam proses penyelidikannya," ujarnya.
Sementara itu, perhatian keluarga juga tertuju pada kondisi Febiola. Peristiwa yang dialami siswi SMK tersebut dilaporkan terjadi pada 13 Agustus 2026 setelah ia mengonsumsi menu MBG berupa ikan tongkol dan sayur di sekolah.
Menurut keterangan keluarga, ikan tersebut terasa pahit dan bertekstur keras. Setelah pulang sekolah, Febiola mengalami pusing, gatal-gatal, muntah, hingga sempat tidak sadarkan diri. Kondisinya kemudian disebut disertai kejang dan gangguan bicara.
Keluarga juga menyebut kemampuan mengingat Febiola mengalami penurunan. Namun, kondisi medis tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab dan tingkat gangguan yang dialaminya.
Selama hampir satu bulan, Febiola disebut telah menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, antara lain RS Kabanjahe, RS Efarina, RS Haji Medan, RSUP H Adam Malik, dan RS Amanda Karo.








Komentar