Pemprov Sumut Perkuat Literasi Keuangan, Budaya Menabung Didorong Sejak Dini
"Bagi Bank Sumut, Simpel bukan hanya produk tabungan, tetapi sarana mengenalkan anak-anak pada layanan perbankan formal sekaligus membangun kebiasaan bertanggung jawab terhadap keuangan," kata Heru.
Ia menambahkan, materi edukasi ke depan akan diperluas dengan pengenalan layanan perbankan digital, QRIS, serta keamanan dalam bertransaksi.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumut Triyoga Laksito menyebut tingkat inklusi keuangan nasional saat ini telah mencapai 88,7 persen, sementara tingkat literasi keuangan berada di angka 65,43 persen.
OJK menargetkan tingkat inklusi keuangan nasional meningkat menjadi 90 persen dalam waktu dekat dan mencapai 98 persen pada 2045, sejalan dengan target Indonesia Emas.
Triyoga mengatakan, salah satu upaya memperluas akses keuangan bagi pelajar dilakukan melalui gerakan nasional KEJAR atau Satu Rekening Satu Pelajar.








Komentar