TMMD ke-129 di Agam Ditutup, Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga, merawat, dan memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah dibangun melalui program TMMD. “Pembangunan yang sudah kita kerjakan bersama hendaknya dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Ini merupakan hasil kerja bersama yang harus kita pelihara,” katanya.
Sementara itu, Inspektur Komando Daerah Militer (Irdam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Brigjen TNI Heri Susanto, mengatakan TMMD ke-129 di Kabupaten Agam mencakup sejumlah sasaran pembangunan fisik dan nonfisik yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Pada sektor fisik, program tersebut membuka jalan sepanjang 1,9 kilometer, melakukan pengerasan jalan sepanjang 582 meter, serta betonisasi jalan sepanjang 582 meter dengan lebar 3,5 meter.
Selain pembangunan jalan, TMMD juga membangun dua jembatan Aramko, enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tiga titik sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih, serta tiga titik MCK.
Program tersebut juga menyasar sektor ketahanan pangan melalui pengembangan lahan seluas satu hektare. Di bidang lingkungan, dilakukan penanaman 1.000 batang pohon sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian alam.








Komentar