Perkuat DESTANA, Desa Sidoharjo I Pasar Miring Susun Strategi Kesiapsiagaan Bencana
Hasil diskusi menunjukkan kepengurusan DESTANA telah tersedia, tetapi sosialisasi belum menjangkau seluruh dusun. Para relawan juga masih membutuhkan pelatihan dan sejumlah peralatan pendukung, seperti atribut relawan, genset, gergaji mesin, serta peralatan pertukangan.
Selain itu, manajemen risiko bencana diharapkan masuk dalam prioritas pembangunan desa melalui penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB). Dokumen tersebut dapat menjadi dasar untuk memetakan ancaman, kerentanan, kapasitas desa, kebutuhan peralatan, serta program pengurangan risiko bencana.

Februati menegaskan, USU siap mendukung penguatan DESTANA melalui koordinasi bersama BPBD dan pemerintah desa. “Harapannya, dokumen Kajian Risiko Bencana bisa segera dibentuk dengan dukungan informasi dari Bapak dan Ibu,” tutupnya.
Penulis: Anastasya Hasugian
Organisasi: FISIP USU, LPPM USU








Komentar