Perkuat DESTANA, Desa Sidoharjo I Pasar Miring Susun Strategi Kesiapsiagaan Bencana
Kepala Desa Sidoharjo I Pasar Miring, Santoso, S.Sos., menjelaskan pihaknya telah memiliki DESTANA yang ditetapkan melalui surat keputusan. Namun, kapasitas relawan masih perlu diperkuat melalui pelatihan, simulasi, pembagian tugas yang jelas, serta dukungan sarana dan prasarana. “DESTANA sudah ada dan sudah di-SK-kan. Harapannya, melalui diskusi ini DESTANA bisa benar-benar diperkuat dan menjadi tangguh,” kata Santoso.
Dalam penanganan awal bencana, kepala dusun menjadi pihak yang melakukan pemantauan kondisi di lapangan. Informasi kemudian diverifikasi sebelum disampaikan kepada masyarakat melalui grup WhatsApp. Pemerintah desa juga memberikan bantuan awal, seperti sembako, sementara dukungan material dan perbaikan bangunan masih menjadi tantangan.
Kepala Pos 3 BPBD Deli Serdang, Muhammad Juliadi Basuki atau Bang Jeky, menilai relawan DESTANA perlu mendapatkan sosialisasi mengenai tugas pokok serta pelatihan tanggap darurat. “Relawan DESTANA merupakan ujung tombak desa sebelum tim dari kabupaten tiba,” jelasnya.
Ia juga mendorong mitigasi terhadap potensi angin puting beliung, terutama karena sebagian wilayah desa merupakan kawasan persawahan terbuka. Langkah yang dapat dilakukan antara lain penanaman pohon pemecah angin, pemetaan wilayah rawan, penyiapan relawan, serta penyediaan dana darurat.

FGD yang difasilitasi Dr. Onan Marakali Siregar, S.Sos., M.Si. dan Dr. Yovita Sabarina Sitepu, S.Sos., M.Si., turut membahas pembagian peran saat bencana, mulai dari evakuasi, penanganan kelompok rentan, pengelolaan logistik, pendataan, komunikasi risiko, hingga koordinasi antarpihak.








Komentar