Gara-Gara 13 Bungkus Mentimun Diangkut Satpol PP, Tangis Nek Upiak Pecah di Pasar Aur Kuning
Tak hanya warga sekitar, rasa simpati juga datang dari sejumlah perantau asal Sumatera Barat yang berada di Malaysia dan Kota Padang. Mereka menghubungi pengunggah video untuk memberikan bantuan kepada Nek Upiak. “Semoga nenek tidak bersedih lagi. Tidak sanggup melihat beliau menangis, teringat orang tua di kampung,” ujar salah seorang donatur.
Sejumlah warga yang berada di lokasi menyebut sempat meminta petugas agar tidak membawa dagangan Nek Upiak. Namun, permintaan tersebut disebut tidak mengubah keputusan petugas.
Nek Upiak bahkan dikabarkan sempat menaiki kendaraan Satpol PP dan meminta agar dagangannya dikembalikan. Namun, 13 bungkus mentimun tersebut tetap dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Bukittinggi.
Warga mengenal Nek Upiak sebagai pedagang kecil yang biasa berkeliling menjajakan dagangan dari Pasar Aur Kuning, Pasar Bawah hingga Pasar Baso, Kabupaten Agam.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari Satpol PP Kota Bukittinggi terkait video yang viral tersebut. Kejadian ini kembali memunculkan perhatian publik mengenai pentingnya keseimbangan antara penegakan aturan dan pendekatan kemanusiaan terhadap pedagang kecil.








Komentar