Di Balik Khusyuknya Semana Santa, Polda NTT Turunkan 3.227 Personel untuk Menjaga dengan Sepenuh Hati
Operasi ini dilaksanakan selama 15 hari, mulai 1 hingga 15 April 2026, dengan fokus pengamanan di 1.113 gereja serta jalur prosesi di Flores Timur dan Kota Kupang. Untuk memperkuat layanan, sebanyak 85 pos didirikan di berbagai titik strategis yang berfungsi sebagai pusat pengamanan, pelayanan, hingga bantuan darurat, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan bantuan kapan pun dibutuhkan.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan dalam pengamanan mengedepankan nilai kemanusiaan.
“Semana Santa di Larantuka merupakan tradisi keagamaan yang memiliki nilai spiritual tinggi dan telah dikenal hingga mancanegara. Oleh karena itu, kami mengedepankan pelayanan yang humanis dan penuh kasih agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran aparat sebagai pelindung dan pengayom," ujarnya.
Berbagai langkah strategis dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengamanan berlapis di setiap gereja hingga pengawasan jalur prosesi. Seluruh personel juga diarahkan untuk menjalankan tugas secara profesional sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, sehingga tercipta suasana yang aman dan harmonis sepanjang perayaan berlangsung.
Kedamaian bukan hanya dijaga








Komentar