Ribuan Talenta PMO Disiapkan Percepat Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Menurut Krisdianto, dari sekitar 70 ribu pendaftar, hanya sekitar seribu peserta yang dinyatakan lolos seleksi. Proses tersebut dilakukan oleh lembaga independen, yakni Universitas Ari Ginanjar, guna memastikan transparansi serta menghindari konflik kepentingan.
Ia menambahkan, keberadaan PMO akan memperkuat peran LPDB dalam mendukung pembiayaan koperasi desa. Dengan pendampingan PMO, koperasi desa Merah Putih dinilai semakin layak untuk dibiayai dan diharapkan mampu berkembang lebih cepat sesuai target pemerintah.
Sejak Oktober 2025, program KDKMP telah memasuki tahap pembangunan fisik. Dari target sekitar 80 ribu unit koperasi desa dan kelurahan, pembangunan dilakukan dengan dukungan Agrinas dan TNI. Pemerintah menargetkan pembangunan fisik tersebut rampung pada Maret hingga April 2026 sehingga koperasi dapat segera beroperasi. (Redaksi)








Komentar