Diduga Ditipu Rp 10 Juta, IRT Penjual Kasur di Sikka Terancam Kehilangan Modal Usaha
Usaha Kasur Terancam, Nafkah Keluarga Terganggu
Bagi Navriani, usaha kasur bukan sekadar pekerjaan, tetapi sumber utama penghidupan keluarga. Usaha yang mereka rintis sejak 2020 itu digunakan untuk menyekolahkan empat anak: Sifa (13 tahun) – SMP, Salfa (9 tahun) – SD Salfina (6 tahun) – SD, Salsa (2 tahun)
Perjalanan usaha tidak mudah. Darwis kerap mengantar kasur melewati jalur gunung yang naik turun dengan sepeda motor. “Kadang kasur diangkut pakai motor, jalan naik turun, tapi mau bagaimana lagi, itu satu-satunya cara supaya bisa jual dan bawa pulang rejeki,” tutur Navriani.
Meski hidup sederhana, pasangan ini dikenal suka membantu tetangga tanpa pamrih. “Kami cuma mau hidup baik, bantu orang kalau bisa. Kalau rejeki ada, ya kita bagi,” ucapnya.
Kini modal usaha mereka menipis, dan Navriani mengaku sangat terpukul.








Komentar