Unimed Tuan Rumah LPTK CUP XXII 2025: Pererat Persaudaraan dan Kolaborasi Antar 14 PTN
Pembukaan akan dilaksanakan secara meriah di Auditorium Unimed dengan menampilkan parade kontingen dan atraksi budaya khas Sumatera Utara. Dengan jumlah peserta mendekati seribu orang, Unimed memastikan kesiapan optimal dari segi fasilitas, keamanan, dan pelayanan demi kesuksesan penyelenggaraan LPTK CUP XXII Tahun 2025.
Kegiatan ini dibuka oleh Dirjend Diktisaintek yang diwakilkan oleh Kepala LLDikti Wil. 1 Prof. Saiful Anwar Matondang, MA., Ph.D, yang menyatakan dalam sambutannya mengaku salut dan bangga dengan LPTK CUP yang meriah dan luar biasa digelar ini membuktikan kalau PTN yang tergabung ini luar biasa kompaknya dan saya yakin kampus-kampus LPTK akan maju dan terus memberikan warna terbaik bagi perguruan tinggi di Indonesia.
Ketua Forum LPTKNI yang juga Rektor Undiksha LPTKNI Prof. Dr. I Wayan Lasmana, M.Pd, dalam sambutan menyampaikan mari kita jadikan kegiatan LPTK CUP XXII ini sebagai wadah dalam mewujudkan PTN yang tergabung dalam LPTK menjadi kampus yang terus maju bersama dalam melahirkan guru-guru unggul dan kita terus berkontribuasi dalam memajukan pendidikan unggul di Indonesia.
"Kita sangat bangga karena saat ini ketua MRPTNI Rektor UNG Prof. Eduart Wolok dan ketua FRI Rektor UNESA Prof. Nurhasan keduanya dari Rektor LPTK kita yang sebelumnya belum pernah dalam sejarah Indonesia. Semoga LPTK CUP di Unimed ini sukses dan melahirkan prestasi dan semakin kompak antar sesama LPTK di Indonesia," katanya.
Ketua Pelaksana Kegiatan LPTK CUP XXII Unimed, Prof. Dr. Imran Akhmad, M.Pd. menyampaikan” melalui LPTK Cup ini, kita ingin membudayakan sikap kompetisi secara sportivitas diberbagai bidang melalui pertandingan olahraga, seminar dan diskusi lintas pimpinan PTN, Dekan dan Para Ketua Program Studi.
"Selain itu, kita ingin meningkatkan kualitas sehat jiwa dan raga untuk meningkatkan produktivitas kinerja dan prestasi. Dan terakhir, kita ingin membudayakan aktivitas fisik atau olahraga untuk dijadikan kebiasaan sehari-hari agar kesehatan tubuh tetap terjaga sepanjang hayat. Dengan demikian akan dapat mengurangi biaya kesehatan dab tentu akan berdampak bagi produktivitas kinerja dan prestasi kerja,” pungkasnya.








Komentar