Komjak Soroti Timsel FKDM DKI Sarat Kader Parpol, Desak Gubernur Evaluasi Total
Dailyklik.id, JAKARTA – Koalisi Mahasiswa Jakarta untuk Keadilan (Komjak) menyampaikan kritik keras terhadap pembentukan Tim Seleksi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) se-DKI Jakarta yang dinilai tidak independen dan sarat kepentingan politik. Dalam keterangannya kepada wartawan pada Kamis (7/8/2025), juru bicara Komjak, Evan, menyebut hampir seluruh anggota tim seleksi berasal dari partai politik, bahkan sebagian di antaranya merupakan mantan caleg.
“FKDM seharusnya menjadi lembaga netral untuk menjaga ketenteraman sosial masyarakat. Tapi saat ini, hampir 95 persen tim seleksi justru diisi kader partai. Ini jelas merusak netralitas dan independensi FKDM,” ujar Evan.
Komjak mengungkap sejumlah nama yang terlibat sebagai penguji FKDM di wilayah administrasi Jakarta berasal dari berbagai partai politik, antara lain Muhamad Ishaq (PPP), Dimas Dharma Pratama (NasDem), Abdul Azis (Golkar), Ahmad Munthoi (PKB), Husny Mubarok (PKB), Sulton Mu’minah (Golkar), serta Faris Royan yang tercatat sebagai Wakil Sekretaris DPW NasDem DKI.
“Kami mempertanyakan moral dan logika kebijakan ini. Bagaimana mungkin lembaga strategis seperti FKDM, yang harusnya steril dari kepentingan politik, justru diseleksi oleh orang-orang berafiliasi partai?” tegasnya.
Menurut Komjak, ada enam dampak negatif dari politisasi proses seleksi FKDM. Pertama, hilangnya objektivitas karena potensi konflik kepentingan. Kedua, terbukanya ruang politisasi FKDM oleh partai-partai. Ketiga, turunnya kualitas peserta karena seleksi cenderung mempertimbangkan kedekatan politik, bukan kompetensi.








Komentar