KNPI Desak Pemerintah Buka KJRI di Rusia: Strategis untuk WNI dan Lonjakan Diplomasi Ekonomi
Dailyklik.id, JAKARTA — Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) mendorong pemerintah agar segera membuka Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) baru di Rusia. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan layanan WNI dan memperkuat diplomasi ekonomi antara Indonesia dan Rusia yang kian intensif.
Ketua Bidang Luar Negeri DPP KNPI, Rahman Key, menyoroti keterbatasan layanan yang selama ini hanya bergantung pada Kedutaan Besar RI di Moskow dan satu Konsulat Kehormatan di St. Petersburg. Menurutnya, Rusia sebagai negara dengan wilayah terluas di dunia memerlukan pendekatan diplomatik yang lebih luas dan adaptif.
"Hubungan Indonesia–Rusia semakin intens, terutama pasca penandatanganan investasi senilai 2 miliar Euro dan dukungan Rusia terhadap keanggotaan Indonesia di BRICS. Maka, kehadiran KJRI sangat mendesak. St. Petersburg atau Vladivostok menjadi kota strategis yang layak dipertimbangkan," ujar Rahman.
Ia menambahkan, kehadiran KJRI di luar Moskow akan memperkuat layanan konsuler, kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan perlindungan WNI di seluruh wilayah Rusia.
Senada, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama, S.H. menegaskan bahwa pemuda Indonesia ingin melihat kebijakan luar negeri yang berdampak nyata. "Kita tidak hanya bicara formalitas protokoler, tetapi diplomasi sebagai alat pertukaran budaya, pendidikan, dan pembangunan ekonomi. KJRI baru akan membuka ruang kerja sama yang lebih luas," kata Haris.