Jejak Petualang di Pulau Babi: Menyibak Luka Tsunami 1992 yang Belum Sembuh
Tak lama setelah tim berada di lokasi, langit kembali berubah. Gunung Lewotobi mendadak meletus, mengirimkan asap pekat ke udara, seakan alam ingin berkata bahwa ia belum benar-benar tenang. Sebuah pengingat bahwa wilayah ini masih berada dalam pelukan bahaya.
“Ini bukan sekadar ekspedisi. Ini panggilan hati agar kita tak lagi lalai. Bahwa di balik keindahan alam, ada potensi kehancuran yang harus diwaspadai,” kata Toni, perwakilan Jejak Petualang.
Pulau Babi mungkin sunyi, tapi kisahnya menggema hingga hari ini. Dari reruntuhan sejarah dan kedalaman laut yang menyimpan misteri, ekspedisi ini mengajak bangsa untuk belajar, waspada, dan peduli. Sebab luka Pulau Babi adalah luka kita semua—luka yang hanya bisa disembuhkan dengan ingatan, kesadaran, dan kesiapsiagaan.








Komentar