Sekilas Info

Taufik: Jangan Tunggu Viral Dulu, Baru Kalian Gerak

Keluarga menangisi kepergian Maria Yunita (36), warga Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, yang meninggal dunia bersama bayi dalam kandungannya di IGD RSUD TC Hillers pada Rabu (9/4/2025) malam. Publik geram dan mendesak bupati Sikka untuk segera mengambil tindakan nyata. dailyklik.id/faidin.

DAILYKLIK.ID, SIKKA – Duka kembali menyelimuti Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Seorang ibu hamil dan beberapa pasien lainnya dikabarkan meninggal dunia di RSUD TC Hillers Maumere hanya karena ketiadaan dokter anestesi—profesi vital dalam tindakan medis operasi. Tragedi ini membuka luka lama sekaligus menyulut kemarahan masyarakat terhadap lambannya respons pemerintah daerah dalam menyelesaikan krisis layanan kesehatan.

Kekosongan posisi dokter anestesi di rumah sakit milik Pemkab Sikka ini sudah berlangsung selama berbulan-bulan. Namun hingga kini, belum ada langkah nyata maupun transparansi dari pihak rumah sakit ataupun pemerintah daerah terkait solusi permanen.

“Pemerintah daerah ini seperti mati rasa! Sudah berapa nyawa yang harus hilang karena tidak ada dokter anestesi? Ini jelas pembiaran yang sangat kejam. Di mana tanggung jawab mereka?” tegas Taufik, warga Maumere yang dikenal aktif mengawal isu sosial.

Menurutnya, kematian pasien akibat kelambanan sistem pelayanan bukan sekadar kesalahan administratif, tetapi bentuk kelalaian yang berujung pada hilangnya nyawa manusia.

“Jangan tunggu ada korban viral baru kalian gerak. Ini bukan hanya soal pelayanan buruk, ini sudah masuk kategori kelalaian yang menyebabkan kematian. Kalau tidak mampu kelola daerah, lebih baik mundur!” ujar Taufik lantang.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Faidin
Editor: Dedy Hu
Photographer: Faidin

Baca Juga