Belajar Sampah Sambil Bermain: Cara Unik Dinas Lingkungan Hidup Toba Kenalkan Pengelolaan Sampah ke Anak SD
Dari situ, anak-anak pun diajak memahami pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi sampah dengan membawa botol minum sendiri.
Tak berhenti di situ, anak-anak juga dikenalkan dengan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Melalui contoh sederhana, seperti menggunakan kembali CD bekas sebagai tatakan gelas atau mendaur ulang sampah plastik menjadi kerajinan tangan, mereka semakin memahami bagaimana sampah bisa diolah menjadi sesuatu yang berguna.
Yang paling menarik, anak-anak diajak melakukan "sampah jadi uang" dengan memilah sampah yang bisa dijual, seperti plastik, kertas, kaleng, dan kaca.
"Kalau ini kalian pilah, bisa dijual dan menghasilkan uang," ujar Rina Sondang sambil menunjukkan contoh sampah yang memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, tapi juga menanamkan kesadaran sejak dini bahwa sampah bukan hanya masalah, tetapi bisa menjadi peluang.








Komentar