Sekilas Info

Penyiksaan Anak di Nias Selatan, Korban juga Dipaksa Tinggal di Kandang Ayam

Kapolres Nias Selatan AKBP Ferry Mulyana Sunarya (berdiri) saat mengunjungi anak diduga korban penyiksaan, Senin (27/1). (Dok. Humas Polres Nias Selatan)

Polisi mendapat informasi, selain mengalami penyiksaan, si anak selama ini bahkan dipaksa tinggal di kandang ayam. Hingga suatu hari dia berhasil kabur dari kandang ayam dan mengungkapkan apa yang dialaminya kepada warga setempat.

Dari hasil pengusutan, tidak sedikit dari warga setempat juga pernah melihat si anak tidur di kandang ayam tersebut. Malah dia ditempatkan di sana saat kandang masih berisi banyak ayam.

Sebelumnya, AKBP Ferry mengatakan telah memerintahkan jajarannya untuk mendalami kasus dugaan penyiksaan terhadap seorang anak perempuan di Kecamatan Lolowau. Sejauh ini sejumlah saksi sudah diperiksa, baik pihak-pihak keluarga maupun warga sekitar.

Kasus ini menjadi atensi polisi setelah munculnya foto di media sosial mengenai seorang bocah perempuan dengan bentuk kaki yang tidak normal. Warga Sumut kemudian dihebohkan video itu karena si anak disebut mengalami patah kaki di beberapa bagian akibat penyiksaan oleh pihak keluarga.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis:
Editor: Devis A Karmoy

Baca Juga