Sekilas Info

Konflik Tanah di Sikka, AMAN Nusa Bunga Kutuk Tindakan PT Krisrama dan Desak Copot Kapolres Sikka

Perempuan adat Nanghale berusaha menghadang eksavator yang akan menggusur rumah dan lahan mereka. (Keterangan Foto. Tangkap layar video warga Nanghale)

Polres Sikka Dinilai Mengabaikan Tugasnya 

Selain itu, AMAN juga mempertanyakan peran Polres Sikka dalam insiden ini. Mereka merasa bahwa polisi seharusnya melindungi masyarakat adat, bukan membiarkan penggusuran terjadi begitu saja.

“Masyarakat adat Soge dan Goban Runut berhak mendapatkan perlindungan yang sama dari aparat,” kata Herson.

Penggusuran ini terjadi sementara delapan warga adat sedang menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Maumere, setelah dituduh merusak properti milik PT Krisrama saat berusaha mempertahankan tanah adat mereka.

Menurut Herson, perjuangan masyarakat adat untuk mempertahankan tanah leluhur mereka bukanlah kejahatan, tetapi hak yang harus dihargai oleh semua pihak.

Selanjutnya 1 2 3

Baca Juga