Istri Aiptu HG Bantah Suaminya Berlaku Arogan Terhadap Tetangga
Lanjut Lisna menjelaskan, beberapa hari terakhir ini, anak kos yang menyewa di kos-kosan MS sering terlihat buang sampah di tanahnya yang sudah di bersihkan. Ia pun menegur anak kos itu agar tidak buang sampah sembarangan.
“Namun mungkin karena aduan anak kos yang katanya saya larang jemur kain, mungkin inang (MS) itu emosi,” sebutnya.
Dia menjelaskan tidak pernah melarang anak kos MS menjemur kain di belakang.
"Saya hanya mengatakan kepada anak kosnya inang MS itu, agar tidak membuang sampah sembarangan lagi," ujarnya.
Hingga akhirnya berdampak kepada tidak diberikan izin meletakkan bahan bangunan di pinggir tanah MS.
Diduga ada unsur sentimen
Warga sekitar Gang Batak, Sihite bersama Suriati, Ojak Situmorang, dan beberapa warga lain menjelaskan titik permasalahan awal.
Menurut warga, adanya dugaan sentimen pribadi, karena tanah yang ditimbun (akan dibangun), sempat hendak di jual pemiliknya kepada keluarga MS. Namun karena harga tidak sesuai, pemilik tanah menjual kepada keluarga Aiptu HG dan Lisna Sidauruk.








Komentar