Keberadaan Diskusi Publik #KlubBerkawan, Diharapkan Bisa Lahirkan Habibie Baru
Program #KlubBerkawan ini menurut Menpora Dito juga dalam rangka mendukung visi-misi Indonesia Emas 2045. Serta bagaimana Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Indonesia bisa selalu naik setiap tahunnya.
“Ekspektasinya bagaimana kita bisa memastikan anak-anak muda ini mulai berjejaring dari sekarang. Saya yakin pola-pola aksi ini sangat penting untuk memajukan indonesia ke depan,” sebut Dito.
“Ini juga dalam rangka kita mempertemukan anak-anak muda hebat dari berbagai sektor mulai dari sekarang, sehingga nantinya terbiasa berdebat untuk kepentingan bangsa. Jadi ke depannya ini akan jadi kesolidan dan juga keguyuban dalam meramu kebangsaan kita ke depan,” imbuhnya.
Lanjut Dito menyampaikan bahwa #KlubBerkawan ini akan memiliki fokus sesi tersendiri. Nantinya ada beragam sesi yang dibahas, mulai dari olahraga, isu disabilitas, isu gender, dan lain sebagainya. Kegiatan ini akan dilaksanakan rutin dan terbuka bagi seluruh anak muda yang ingin berkontribusi dalam memberikan pemikirannya.
BACA JUGA
Akhir Periode Presiden Jokowi, Menpora Dito Ingin Ada Kejutan di Olimpiade 2024 Paris
Menjadi Bintang Tamu di MARKAS, Menpora Dito Beberkan Program Pemuda dan Olahraga
“Rencananya diskusi ini akan kami gelar rutin di Kemenpora. Tetapi tidak menutup kemungkinan nanti bisa berkembang lagi, kami akan keliling Indonesia agar bisa lebih menyerap juga dari aspirasi tokoh-tokoh lokal di daerah masing-masing,” tegasnya.
Ketua Dewan TIK Nasional Ilham Akbar Habibie selaku tuan rumah dan Forum Dialog Nusantara (FDN) mengapresiasi program #KlubBerkawan dari Kemenpora. Apalagi program ini diluncurkan di Perpustakaan Habibie Ainun, dengan mengusung semangat Presiden Ketiga RI BJ Habibie yang dikenal sebagai tokoh cendekiawan Indonesia.
“Pak Habibie saat muda juga aktif sebagai sebagai anggota PPI (Persatuan Pelajar Indonesia, Red.), menunjukkan semangat kepemudaan beliau sejak kuliah. Jadi memang ada kaitannya dengan program #KlubBerkawan seperti dikatakan Menpora,” ujar Ilham.








Komentar