Sekilas Info

Pilpres 2024

Ada Jaring dan Perangkap Tikus, Begini Penjelasan 14 Makna Dibalik Kirab Ganjar-Mahfud di Solo

14 Makna Dibalik Kirab Ganjar-Mahfud di Solo yang perlu diketahui.

8. Pemberian Jaring Nelayan dan Perangkap Tikus oleh Rakyat
Rakyat memberikan Ganjar jaring nelayan yang melambangkan harapan rakyat bagi kejayaan nelayan dan kedaulatan maritim. Sementara itu, Prof Mahfud MD diberi perangkap tikus yang melambangkan harapan rakyat akan pemerintahan yang bersih melalui program Sikat KKN.

9. Pemberian Stetoskop dan Kitab Hukum oleh Rakyat
Rakyat menghadiahi Ganjar Pranowo stetoskop yang melambangkan harapan rakyat akan kesehatan bagi semua melalui program Satu Desa, Satu Faskes, Satu Nakes, dan Prof Mahfud MD diberi kitab hukum yang melambangkan harapan rakyat untuk penegakkan hukum yang berkeadilan.

10. Pemberian Toga dan Palu Sidang oleh Rakyat
Rakyat memberi Ganjar toga yang melambangkan harapan akan pendidikan yang berkualitas bagi semua melalui program Satu Keluarga Miskin, Satu Sarjana, dan palu sidang untuk Prof Mahfud MD sebagai simbol penegakan hukum.


BACA JUGA
Mahfud MD Tampil Memukau Saat Debat Cawapres: “Aplaus untuk El Professor”

Sugguhannya Konkret dalam Debat Cawapres, Ganjar-Mahfud Pilihan Tepat Rakyat Indonesia


11. Wayang Orang
Cerita wayang orang berjudul "Tunduknya Kejahatan, Musnahnya Angkara Murka" berkisah tentang Dewasrani, putra dari penguasa negeri dewa, yang ambisius ingin menguasai dunia. Dewasrani, anak Jagadnata dan Bathari Durga, menghalalkan segala cara demi kekuasaan. Ambisinya digagalkan oleh Wisanggeni, ksatria utusan Kebenaran, yang berani, tegas, dan selalu siap menolong rakyat. Wisanggeni dibantu oleh Semar, simbol kekuatan rakyat, yang sederhana, jujur, dan bijaksana.

Cerita ini menggambarkan Wisanggeni sebagai sosok Ganjar dan Semar sebagai Mahfud MD. Pesan Semar: Ingat-ingatlah Durga, bahwa badan boleh hilang, pangkat boleh hilang, kekayaan dunia boleh hilang. Karena harta, pangkat,dan kekayaan di dunia hanya titipan.

12. Kirab drum band Keraton
Bregada adalah pasukan keraton yang setia menemani perjalanan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan sangat diandalkan. Pada masa lalu, Bregada tidak hanya terampil dalam berperang, tetapi Bregada yang terdiri dari unsur rakyat ini adalah pelindung negeri dan pemimpinnya. Drum band keraton merupakan bregada musik, yang menyimbolkan rakyat yang harmonis dan berani menjadi pelindung negaranya dari segala keburukan.

13. Kirab rombongan beskap
Kemerdekaan yang sudah diraih, harus senantiasa dijaga dari segala bentuk intimidasi. Rombongan Beskap 17-08-45 menandakan Hari Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 bulan 8 tahun 1945. Rombongan terdiri dari rakyat yang mengenakan 17 beskap warna merah, 8 beskap warna putih dan 45 beskap warna hitam.


BACA JUGA
Bansos Bertebaran Jelang Pilpres 14 Februari, Jubir TPN Serukan Pilih Capres Sesuai Hati Nurani

Ahok Kritik Pemberian Bansos, Bukti Ingin Menangkan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024


Pataka Garuda dan Bendera Merah Putih

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Devis Karmoy
Editor: Devis Karmoy

Baca Juga