Pelayanan Caring Through Creativity (CATCHY) di Jovin Smart School
Program pelayanan ini berfokus kepada bagaimana membangun pola pikir yang kreatif, yang mungkin dirasa tidak perlu dilakukan. Namun sebenarnya, proses pendidikan yang seperti ini justru membangun semangat dan gairah belajar anak.
Baca juga: Laporan MPTTI Terhadap Profesor Asmuni Mulai Diproses Penyidik
Baca juga: Hanya 36,1% Anak Kelas 3 SD di Papua Memiliki Keterampilan Literasi
Sehingga hal inilah yang kami lakukan untuk mengurangi rasa jenuh dan bosan pada anak. Sampai pada pertemuan kami yang terakhir, kami melihat anak-anak masih sangat antusias mengikuti kegiatan yang kami lakukan. Meskipun ada sedikit perdebatan pada anak tersebut pada umumnya, tapi kegiatan kami bisa berlangsung dengan lancar dan baik.
Kami juga melihat mereka semangat mengikutinya hingga selesai dan merasa menantikan kami di minggu mendatang di mana mereka sempat menyeletuk “sampai jumpa di minggu depan ya kak,”.
Sebagai mahasiswa kami senang bisa melakukan pelayanan ini, karena dengan ini kami bisa melihat adik-adik yang memiliki keterbatasan tapi masih memiliki semangat untuk berangkat ke sekolah menempuh pendidikan mereka.
Baca juga: Agar Terhindar dari Demotivasi, Berikut 5 Tips dari Fara Lubis
Baca juga: UMSU Bersama UIR Komit Kolaborasi Pengembangan Pendidikan
Keterbatasan tersebut tidak mengurungi niat mereka untuk belajar, dan hal ini yang harus kita pelajari di tengah kemudahan yang kita miliki. Selain itu, privilege yang kita miliki harus benar-benar kita gunakan dengan maksimal.
Kami sebagai mahasiswa sangat berharap melalui program pelayanan yang kami lakukan bisa menjadi dampak yang baik bagi pembaca. Kami berharap masih ada “orang baik” yang peduli akan pendidikan bagi anak jalanan.








Komentar