Sekilas Info

GAMKI Sukses Menggelar Sekolah Demokrasi dan Kepemiluan, DPR Beri Apresiasi

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat memberi sambutan secara virtual atas terselenggaranya Serasian yang digagas DPP GAMKI, Jumat (17/6/2022) lalu.

Dia mengungkapkan sejumlah catatan penting terkait kepemiluan di Indonesia khususnya menjelang tahun politik 2024.

“Melalui forum yang baik ini GAMKI ingin mengajak seluruh stakeholder terkait untuk berdiskusi dan mencari solusi atas permasalahan-permasalahan yang terjadi agar pemilu 2024 mendatang menjadi pesta demokrasi sesungguhnya bagi masyarakat Indonesia,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa forum ini menjadi penting karena pemilu mendatang bukan hanya sekedar pemilu rutin secara periodik sudah terjadwal dan telah diamanatkan dalam konstitusi.

Baca juga: Menteri Hadi Tjahjanto Diminta Tuntaskan Konflik Tanah Sari Rejo Medan

Pemilu 2024, sebut Willem, merupakan pemilu yang diharapkan dapat menghasilkan kebijakan-kebijakan terbaik serta membawa kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung yang turut hadir secara virtual mengapresiasi terselenggaranya Serasian yang digagas DPP GAMKI.

“Yang dilakukan oleh LAPP GAMKI ini adalah sesuatu yang penting dan perlu diapresiasi. Inisiatif yang telah diambil untuk melaksanakan kegiatan yang juga berkaitan dengan persiapan penyelenggaraan pemilu tahun 2024," ujar Politisi Golkar itu.

Doli menambahkan bahwa Komisi II DPR RI selama setahun ini sudah mengambil langkah-langkah untuk menyusun desain dan konsep penyelenggaraan pemilu tahun 2024. Pihaknya menyadari betul bahwa pemilu tahun 2024 adalah pemilu yang baru akan dilaksanakan oleh negara ini.

Ketua Umum DPP GAMKI Willem Wandik

Dimana sebut Ketua Komisi II DPR RI itu, bahwa pertama kali dalam sejarah Indonesia, dalam satu tahun penuh masyarakat menyelenggarakan tiga jenis pemilu. Yakni pemilihan umum presiden, legislatif dan pemilihan kepala daerah, yang selama ini dilaksanakan secara terpisah.

“Tahun 2024 nanti semua pelaksanaan pemilu yang dahulu berurai-urai akan dilaksanakan sekaligus dalam setahun. Tentu kompleksitas, kerumitan, beban kerja yang selama ini terurai akan dilaksanakan sekaligus pada tahun 2024," sebutnya.

"Sebetulnya pilkada tahun 2024 merupakan pilkada yang sangat dinamis, rumit, kompleks dan sangat tidak mudah. Sehingga kami mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mencoba membuat desain untuk bisa mengurai titik-titik kompleksitas dan kerumitan yang dicari jalan keluarnya,” tutur Doli.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Devis Karmoy
Editor: Redaksi
Photographer: Dok GAMKI

Baca Juga