Cegah Batu Ginjal, Makanan dan Minuman Ini Harus Dihindari
Kemudian, kata dr Akhada, kurangnya bahan penghambat batu. Batu yang paling keras dari bahan kalsium, kalau asam urat cukup lunak.
Bagaimana pencegahannya?
dr Akhada menyarankan, minum air cukup. Dengan rumusan lebih dari 50 cc dikali berat badan selama 24 jam. Apabila seseorang memiliki karakter mudah berkeringat, konsumsi air putih dilebihkan. Dengan target, buang air kecil minimal 0.5-1 cc kali berat badan per jam.
Misalnya, berat badan 60 kg dalam 24 jam buang air kecil minimal 720-1.000 cc dan jernih tidak berwarna, apalagi pekat.
“Sekali kencing paling tidak 250-300 cc. Minimal 4 kali kencing seriap hari,” katanya.
Dia mengakui sulit untuk mengurangi makanan tinggi kalsium karena banyaknya makanan yang mengandung kalsium. Meskipun dengan kadar yang tidak tinggi. Kecuali terlihat kasat mata air minum kita mengandung kapur.
Solusinya, konsumsi bahan pengikatnya yaitu sitrat. Bisa didapatkan dari jeruk nipis, lemon, berry, dan anggur.
Demgam adanya sitrat yang berimbang dengan kalsium, lanjut dia, keduanya akan berikatan sehingga kalsium tidak akan mengendap di ginjal.







Komentar