Sekilas Info

Fokus Konsolidasi dan Membangun Sektor Pertanian, Perindo Mabar Kritisi Impor Beras

Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Manggarai Barat, Stanislaus Stan (Kedua dari kiri), saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (24/5/2021) di Labuan Bajo, NTT.

"Partai perindo ini partai baru pak, kami berusaha menjaga jubah agar tetap putih. Lebih dari itu,kami juga siap besarkan partai melalui kerja kerja partai untuk kepentingan kolektif. Tentu, buah dari kerja kolektif itu muaranya ke kemenangan termasuk kemenangan pileg dan pilkada mendatang, itu fokus kami sehingga konsolidasi menjadi penting bagi kami," tutur Stanislaus saat di temui dailyklik di Labuan Bajo.

Bukan hanya soal konsolidasi partai, DPD Perindo Mabar juga bertekat membangun sektor pertanian.

Stanislaus menjelaskan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi sektor pertanian Manggarai Barat yang tidak di urus serius selama ini.

Leading sektor mabar, kata Stanis, bukan pariwisata tetapi pertanian.
Karena menurutnya, kurang lebih 90 persen masyarakat Mabar bermata pencaharian sebagai petani. Karenanya, sektor pertanian perlu di bangun serius untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Mulai dari masalah beras yang di impor dari luar daerah sampai instabilitas harga komoditas pertanian menjadi perhatian serius partai besutan Harry Tanoesoedibjo itu ke depan.

"Sektor pertanian kita sangat menjanjikan, tetapi sayangnya tidak terurus dengan baik padahal itu adalah leading sektor bukan hanya pariwisata. Kita juga prihatin, beras di impor dari luar sampai harga juga tidak stabil soal komoditas pertanian," ungkap Staniuslaus.

"Perindo siap memperjuangkan hak para petani melalui kerjasama dengan pemerintah daerah," tandasnya.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Valentinus Fensi
Editor: Redaksi
Photographer: Valentinus Fensi

Baca Juga