Sekilas Info

Gelar Kampanye Cegah Perokok Anak, Gaprindo Ajak Peritel di Jakarta Jadi Pedagang Bijak

Aksi Edukasi Pedagang Bijak oleh Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) resmi berjalan di Kalideres, Jakarta Barat (17/3). Kegiatan yang didukung oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Modern Indonesia (APRINDO) ini dirancang mengajak pedagang untuk menolak menjualkan rokok kepada anak di bawah umur.
Aksi Edukasi Pedagang Bijak oleh Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) resmi berjalan di Kalideres, Jakarta Barat (17/3). Kegiatan yang didukung oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Modern Indonesia (APRINDO) ini dirancang mengajak pedagang untuk menolak menjualkan rokok kepada anak di bawah umur.

Sebagai gelaran perdana, Gaprindo menargetkan sosialisasi ke lima puluh titik. Namun pihaknya menyatakann tidak menutup kemungkinan jumlah titik akan diperluas dengan menimbang hasil evaluasi dan penerimaan masyarakat di lapangan.

“Kami tentu berharap aksi ini bisa didukung oleh banyak pihak, khususnya yang punya kepentingan sama untuk mengurangi angka perokok anak di daerah. Kami sangat terbuka apabila ada peluang kerjasama lainnya yang bisa melanjutkan aksi edukasi seperti ini,” lanjutnya.

Kampanye Cegah Perokok Anak dari Gaprindo diresmikan pada bulan Desember 2020 lalu. Beberapa aksi yang dilakukan pun beragam mulai dari pengembangan informasi melalui laman website www.cegahperokokanak.id, kampanye di platform sosial media, serta edukasi nyata ke kalangan pedagang ritel modern dan tradisional.

Gaprindo menekankan edukasi yang berbasis data agar mudah diterima dan dicerna oleh banyak pihak.

“Alasannya sederhana, kami ingin pesan ini melekat di masyarakat. Lambat laun bisa tercipta perilaku lumrah untuk berani menegur anak yang merokok. Sama seperti kita berani menegur orang yang menyela antrian, membuang sampah sembarangan, melanggar rambu lalu lintas dan lainnya. Namun, ketika menegur anak yang merokok, harus ada alasan logis agar lebih mengena ketimbang teguran keras. Bagi anak, malah membuat makin penasaran. Informasi inilah yang coba kami sajikan di website www.cegahperokokanak.id,” ujar Moefti.

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6

Baca Juga