GMNI Adukan CV Antar Kita ke PLN Ruteng
"Karena itu, GMNI mendesak ULP PLN Ruteng supaya sigap dan tegas dalam menangani persoalan kelistrikan. Artinya kita meminta komitmen dari pihak PLN dalam memberikan pelayanan publik yang maksimal," tuturnya.
Sementara itu, salah seorang anak Damianus Wahe, Melny Wahe kepada wartawan menjelaskan bahwa tahun 2017 CV AK mendatangi kantor Desa Loce untuk sosialisasi pemasangan baru meteran listrik.
Saat itu pula pihak vendor bekerja sama dengan aparat Desa memungut biaya pemasangan baru kepada masyarakat.
Kesalnya, meteran untuk pelanggan lain di desa itu sudah terpasang dan sudah dinikmati warga. Sedangkan Melny Wahe dan keluarganya sampai saat ini belum juga menikmati penerangan listrik.
"Kita sudah bayar lunas. Jumlah uang sebesar Rp 2.524.650 dengan bukti kwitansi yang ditandatangani oleh Albertus A Gon, salah seorang aparat Desa Loce,” ungkap Melny.








Komentar