Tanpa Minta Ganti Rugi, Warga Pulau Banyak Barat Rela Lepas Lahan Demi Pelabuhan Ferry: “Ini Harapan Kami!”
DAILYKLIK.ID, ACEH SINGKIL – Di tengah banyaknya proyek pembangunan yang kerap tersendat karena konflik lahan, masyarakat Kecamatan Pulau Banyak Barat (PBB), Aceh Singkil, justru tampil beda. Mereka secara bulat dan sukarela sepakat mendukung pembangunan pelabuhan ferry—tanpa menuntut sepeserpun ganti rugi.
Dukungan itu disampaikan langsung oleh para kepala desa se-Pulau Banyak Barat bersama Camat dalam audiensi dengan Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, yang difasilitasi Anggota DPRK Taufik, Kamis (17/4/2025).
“Warga kami tak ingin jadi penghalang kemajuan. Pelabuhan ini adalah pintu masa depan,” ujar Taufik yang turut mengapresiasi kesepakatan warga untuk merelakan lahan di kawasan Salo Sepo, Desa Haloban.
Audiensi ini menindaklanjuti surat resmi Bupati kepada Kementerian Perhubungan RI yang diajukan pada 21 Maret lalu. Sebelumnya, lokasi pelabuhan telah disurvei Dishub Aceh Singkil bersama pihak ASDP.
Bupati Safriadi pun tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Ini bentuk kepercayaan luar biasa dari rakyat kepada pemerintah. Dukungan tanpa syarat ini adalah modal moral yang sangat kuat untuk meyakinkan pusat,” ungkapnya.








Komentar