Shopee Buka Empat Pasar Ekspor Baru, UMKM Indonesia Kini Bisa Bidik Konsumen di Lima Negara ASEAN
Sejak 2019, Shopee telah menjalankan Program Ekspor Shopee untuk mendukung produk lokal memasuki pasar Asia Tenggara, Asia Timur, hingga Amerika Latin. Sementara itu, Program Ekspor Shopee FLEXI diperkenalkan pada 2025 dengan memberikan keleluasaan lebih besar kepada penjual dalam menentukan harga dan menjalankan promosi di negara tujuan.
Shopee mencatat, sejak diluncurkan, Program Ekspor Shopee FLEXI telah membantu penjualan ekspor lebih dari 5 juta produk lokal. Produk batik, aksesori olahraga, dan kerajinan tangan termasuk kategori yang diminati pembeli melalui program tersebut.
Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia, Balques Manisang, mengatakan perluasan negara tujuan perlu disertai peningkatan kemampuan penjual dalam memahami pasar internasional.
Karena itu, Shopee tidak hanya membuka akses ke negara baru, tetapi juga memperbarui fitur pengelolaan toko dan menyediakan pelatihan agar pelaku usaha dapat menyusun strategi pemasaran, harga, serta operasional yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di masing-masing negara.
Dua pembaruan utama yang diperkenalkan adalah Dashboard Terintegrasi dan Product Sync di Seller Centre. Dashboard Terintegrasi membantu penjual memantau dan menganalisis performa toko di setiap negara tujuan ekspor. Dengan dukungan tersebut, pelaku usaha dapat mengevaluasi perkembangan bisnisnya di berbagai pasar dalam satu sistem pengelolaan.








Komentar