Sekilas Info

KNPI Rusia Beberkan Agenda Besar, Media Indonesia-Rusia Disiapkan Bertemu Bahas AI hingga Budaya

Untuk merealisasikan agenda tersebut, komunikasi awal dengan sejumlah universitas di Indonesia direncanakan dilakukan. Akademisi dan peneliti dari bidang linguistik diharapkan ikut memberikan perspektif mengenai bagaimana bahasa dapat menjadi instrumen untuk membangun pemahaman antarpemuda dari kedua negara.

Dari Rusia, Center of Media Strategies akan membantu menghubungkan kegiatan dengan jejaring komunitas ilmiah dan akademik. Dengan begitu, forum yang disiapkan diharapkan tidak berhenti sebagai diskusi media, tetapi berkembang menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman.

Sejumlah institusi media dan kelembagaan di Indonesia juga berpotensi dilibatkan, termasuk Dewan Pers dan media seperti ANTARA. Keterlibatan tersebut diharapkan mempertemukan perspektif organisasi kepemudaan, akademisi, praktisi media dan lembaga yang berkaitan dengan ekosistem pers. Namun, ada satu isu yang diperkirakan menjadi pembahasan penting, yakni perubahan wajah jurnalisme akibat perkembangan AI.

Teguh mengatakan, teknologi membuat siapa saja semakin mudah memproduksi sekaligus menyebarkan informasi. Kondisi tersebut membawa peluang sekaligus tantangan baru bagi dunia media, terutama menyangkut verifikasi, kualitas jurnalistik, etika dan batas antara produksi konten dengan kerja jurnalistik profesional. “Sekarang siapa pun dapat memproduksi dan menyebarkan informasi melalui berbagai platform. Karena itu, tantangannya bukan hanya bagaimana menghasilkan informasi, tetapi bagaimana memastikan informasi tersebut akurat, terverifikasi, dan memiliki tanggung jawab kepada publik,” jelasnya.

Persoalan tersebut dinilai relevan dibahas bersama karena perkembangan media digital dan AI tidak hanya mengubah cara informasi diproduksi, tetapi juga memengaruhi cara masyarakat mengonsumsi informasi.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Devis
Editor: Dedy Hutajulu
Photographer: Dokumen Dailyklik

Baca Juga