SPPG Afia Disetop, Yayasan Gema Bangsa Niasindo Pertanyakan Tata Kelola dan Administrasi
Martin meminta persoalan tersebut diperiksa agar diketahui siapa yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan administrasi dan keuangan SPPG.
Ia menekankan bahwa pernyataan mengenai dugaan pelanggaran prosedur, pengelolaan dana, maupun maladministrasi masih membutuhkan pemeriksaan dan klarifikasi dari pihak terkait. “Karena itu kami sudah menyampaikan persoalan ini kepada BGN untuk ditindaklanjuti. Kami tidak ingin membuat kesimpulan sendiri sebelum ada pemeriksaan,” ujarnya.
Status Relawan Ikut Disorot
Yayasan juga menyoroti status relawan yang bekerja di SPPG Afia. Martin mengatakan sejumlah relawan yang muncul setelah penghentian operasional belum pernah terdaftar secara resmi dalam basis data yayasan.
Karena itu, yayasan menyatakan tidak dapat memberikan jaminan administratif terhadap tindakan, pernyataan, ataupun kewajiban yang dilakukan oleh pihak yang mengatasnamakan yayasan tetapi tidak memiliki hubungan kelembagaan yang jelas.
Persoalan tersebut menjadi semakin penting karena sebelumnya sejumlah pekerja SPPG di Desa Afia juga sempat meminta kejelasan mengenai status pekerjaan mereka. Mereka menggelar aksi pada 23 September 2026 setelah operasional SPPG dihentikan.








Komentar