Papua Muda Progresif Dorong Dialog dan Perdamaian di Papua
Dia mengatakan konflik di Papua perlu dibicarakan melalui ruang dialog yang terbuka. Menurutnya, pendekatan dialog diperlukan untuk mempertemukan berbagai pandangan dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
Dia menyebut hasil diskusi akan disampaikan kepada DPR Papua Pegunungan, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, serta pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan dalam mencari solusi damai.
Selain membahas konflik dan perlindungan masyarakat sipil, diskusi juga menyoroti dampak konflik terhadap pelayanan dasar, khususnya kesehatan dan pendidikan di sejumlah distrik.
Dia mengatakan masyarakat tetap membutuhkan pelayanan kesehatan dan pendidikan. Karena itu, keberadaan tenaga kesehatan dan tenaga pendidik di wilayah distrik perlu menjadi perhatian.
Menurut dia, konflik dan kekerasan tidak hanya berdampak pada aspek keamanan, tetapi juga kehidupan masyarakat sipil, termasuk pendidikan anak, mata pencaharian, serta keberlangsungan kehidupan keluarga.








Komentar