Sekilas Info

Dosen Ekonomi UIN Sumut Ungkap Efek QRIS: Uang Makin Mudah Dibelanjakan, Generasi Muda Paling Rentan

Dosen Ekonomi UIN Sumatera Utara, Sunarji

Meski demikian, kerentanan tersebut tidak semata-mata disebabkan teknologi. Faktor perkembangan psikologis pada usia muda berinteraksi dengan kemudahan transaksi, promosi digital dan pola konsumsi yang berkembang di lingkungan mereka.

Karena itu, persoalan utama bukan terletak pada QRIS atau teknologi pembayaran digital semata, melainkan pada kemampuan pengguna dalam memahami nilai uang dan mengendalikan keputusan finansial.

Di sisi lain, pembayaran digital juga memiliki manfaat besar untuk pengelolaan keuangan. Setiap transaksi dapat tercatat secara otomatis dan ditelusuri melalui riwayat aplikasi maupun mutasi rekening. Artinya, teknologi yang sama dapat menjadi alat untuk mengontrol keuangan apabila digunakan secara disiplin.

Sunarji menjelaskan, memahami nilai Rupiah di era digital tidak lagi berarti harus selalu memegang dan menghitung uang tunai. Financial awareness justru tercermin dari kemampuan seseorang mengatur nilai dan aliran dana meskipun uang hanya terlihat sebagai angka di layar.

Karena itu, generasi muda membutuhkan digital financial literacy atau literasi keuangan digital sekaligus kecerdasan emosional dalam mengambil keputusan finansial. Keduanya penting agar kemudahan transaksi tidak berubah menjadi jebakan konsumtif.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Dedy Hu
Editor: Redaksi DailyKlik
Photographer: Dokumen Dailyklik

Baca Juga