Sekilas Info

Banjir Besar Medan Jadi Pelajaran, Pemko Perkuat Kesiapsiagaan Jelang Musim Hujan dan Ungkap Kisah Solidaritas Pengungsi

Pemko Medan menerima audiensi International Organization for Migration atau IOM di Balai Kota Medan, Jumat 28 Agustus 2026.

Zakiyuddin menegaskan pemerintah tidak ingin kejadian serupa kembali terjadi. Terlebih, Kota Medan menghadapi ancaman bencana besar yang sama selama dua tahun berturut turut. Karena itu, kesiapsiagaan, koordinasi dan kerja sama antarlembaga menjadi bagian penting dari strategi Pemko Medan dalam menghadapi kemungkinan bencana.

Namun, ada kisah lain dari banjir besar tersebut yang tidak kalah menarik. Di tengah bencana, para pengungsi yang berada di Kota Medan justru ikut menunjukkan solidaritas kepada warga terdampak.

Chief of Mission IOM Indonesia Jeffrey Labovitz mengungkapkan bahwa saat ini jumlah pengungsi di Medan tercatat sedikit di atas 1.000 orang. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya yang mencapai sekitar 2.200 orang. Para pengungsi tersebut berasal dari 15 negara. Populasi terbesar berasal dari Afganistan dan Somalia.

Menurut Jeffrey, salah satu pengalaman paling berkesan dalam kerja IOM di Medan terjadi ketika banjir besar melanda kota tersebut tahun lalu. Di tengah kondisi bencana, sejumlah pengungsi tidak hanya menunggu bantuan. Mereka justru ikut membantu warga yang terdampak banjir.

Para pengungsi bahkan turut membersihkan rumah warga lanjut usia yang tidak mampu melakukan pekerjaan tersebut secara mandiri. Kisah tersebut menjadi gambaran bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal latar belakang, kewarganegaraan maupun status seseorang.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Dedy Hu
Editor: Redaksi DailyKlik
Photographer: Dokumen Dailyklik

Baca Juga