GMNI Sumut Ingatkan Kritik Terhadap TNI Harus Tepat Sasaran, Demokrasi dan Ketertiban Harus Seimbang
Ia menambahkan, demokrasi membutuhkan ruang kebebasan, tetapi negara juga membutuhkan ketertiban agar seluruh institusi dapat menjalankan tugasnya.
DPD GMNI Sumut mendorong mahasiswa dan masyarakat sipil untuk terus menjaga tradisi kritik yang konstruktif. “Mahasiswa adalah kekuatan moral. Kritik harus mencerdaskan, memberikan solusi, dan tetap mengutamakan kepentingan nasional,” tutur Berry.
Menurutnya, menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dan penghormatan terhadap institusi negara menjadi bagian penting dalam demokrasi yang matang. “Kita harus membedakan kritik terhadap kebijakan dengan upaya melemahkan institusi. Demokrasi membutuhkan kebebasan, tetapi negara juga membutuhkan ketertiban,” pungkasnya.








Komentar